Marista Santividya yang Terinspirasi Rayuan Pulau Kelapa

Share:
Detail yang kuat serta jenaka tanpa meninggalkan kenyamanan si pemakai menjadi pembeda kreasi desainer Marista Santividya dengan sepatu desainer Indonesia yang lainnya. Aksen manik-manik dan Kristal Swarovski tertuang dalam Le’ Tropique yang merupakan koleksi sepatu Marista pada musim semi-panas 2014.

Namun yang paling terasa adalah dekorasi sepatu  yang menyerupai daun pisang. Dekorasi daun pisang hadir sebagai penghias ujung tali dari beberapa pilihan sepatu, yaitu mulai dari sling back berdetail cutout, sampai strap heel sandals.

Selain itu, ada pula sentuhan detail floral yang lainnya, misalnya hiasan berbentuk bunga anggrek yang menghiasi pada bagian depan sepatu.

Inspirasi koleksi tersebut muncul ketika ia sedang mendengarkan lagu Rayuan Pulau Kelapa. Ia merasa muncul rasa anggun, tenang, dan sejuk. 

Interpretasi tentang lagu gubahan komposer ternama Ismail Marzuki itu pun  muncul pada hak sepatu yang dibuat meliuk dan seolah mengikuti gerak ombak di pantai.

Meskipun bentuk sepatu tersebut tak biasa, ia memastikan sepatu itu tetap akan terasa nyaman apabia dipakai.

Selain bentuk yang bergelombang, detailing pada hak pun hadir dalam rupa renda yang dipayet dan menyumbangkan kesan sofistikasi pada pemakainya. 

Desainer Marista menghadirkan palet warna natural seperti coklat dengan hitam, ungu orchid, hijau zaitun, hingga hijau daun.

Dalam karya Marista, ia mengeksplor bahan yang cukup beragam, yaitu mulai dari kulit kambing dengan insole kulit domba, velvet, kulit ular yang berasal dari ular piton lokal, dan kanvas. Semua bahan ia peroleh di dalam negeri. Berganti setiap enam bulan sekali, sepatu-sepatu karyanya dibuat oleh sekitar 10 perajin workshop-nya di kawasan Pasar Minggu.

Sumber: TRIBUNNEWS.COM


http://addurl.nu