Kisah Pengacara Sukses Banting Stir Jadi Fashion Editor (Part 2)

Share:
Kepercayaan diri Preetma mampu merubah segalanya!!!

Sangat tepat bahwa keperyaan diri dapat merubah segalanya.  Jangan meragukan diri Anda sendiri. Ia bekerja di Vogue selama setahun dan pindah ke Marie Claire karena tak ingin menginjak usia 40 tahun dan masih tetap menjadi asisten. Ia bekerja di Marie Claire selama 7 bulan. Ketika Joana Coles Editor in Chief Marie Claire saat itu berhenti, situasi menjadi berubah drastis.

Akhirnya kini ia bekerja di Wall Street Journal. Ia merasa benar-benar cocok di situ. Majalah Lifestyle tersebut memiliki perspektif yang lebih intelektual.

Di Marie Claiere mereka memiliki tim yang kecil. Peetma sebagai Market Director dengan dua asisten di department fashion. Mereka tidak membagi-bagi lagi department market jadi Preetma mengerjakan semua bagian market.

Hari-hari Preetma diisi dengan pertemuan, pergi ke showrooms serta melihat koleksi-koleksi. Ia bertanggung jawab untuk membuat trend board setiap musim dan hal itu berarti bahwa ia harus berkolaborasi dengan stylist serta memenuhi semua yang dibutuhkan untuk sesi foto.

Saran Preetma bagi para pengacara pecinta fashion!!

Preetma hanya ingin menyampaikan bahwa tidak ada jalur pasti untuk mencapai hal lain. Jalan yang sudah ia tempuh tak terlihat masuk akal. Semua adalah tentang keyakinan diri tanpa menjadi arogan. Persisten tanpa harus menjadi pengganggu orang lain serta bersikap menyebalkan. Dan tentu saja ada keberuntungan. Apabila Anda sudah pernah mencobanya dan gagal mungkin tempat Anda bukan di situ. Tetapi yang penting adalah Anda telah mencobanya.

Sumber: Liputan6.com

http://addurl.nu