Kebaya Tak Lagi Baju Orang Tua

Share:
Kebaya identik dengan gaya jaman dulu atau jadul serta baju untuk orang tua. Sebagai busana ciri khas Indonesia, terutama pakaian Jawa, seharusnya sekarang kebaya dapat ditampilkan diberbagai kegiatan, bahkan dapat menjadi trendsetter tersendiri.

Target itulah yang sedang disiapkan para perancang busana Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI) dalam ajang Exotica Kebaya guna menyambut perayaan Hari Kartini di Royal Plaza pada Jumat (18/4/2014).

"Kami memang ingin kebaya ready to wear. Dapat dikenakan anak-anak muda, bisa untuk pergi hangout dan sebagainya",  ungkapan Denny Djoewardi dari Ketua APPMI Jatim disela acara.

Karena itu, bersama beberapa anggota APPMI Jatim lainnya, mereka menampilkan parade karya kebaya dengan lebih modern dan muda serta gaul. Denny menampilkan karya ready to wear dengan brand K by Den, kebaya kasual dari bahan katun, sedikit bordiran, dan dikombinasi denim.

Sedangkan desainer lainnya, seperti Melia wijaya, ia menggunakan tema Kartini. Kebaya Kartini identik dengan kemben serta  potongan krah model V yang langsung dipautkan dengan kancing serta dimodifikasikan sebagai gaun coctail.

Geraldus Sugeng menampilkan kebaya multi fungsi, bisa dikenakan ppada acara resmi, setengah resmi atau santai. Dikombinasikan dengan rok, mini rok, dress, long drees, dress, dan lain sebagainya. Tapi tetap ia tampilkan glamour dengan aksen bunga tiga dimensi sehingga ia beri tema Soul ful blossom.

Selain ketiga desainer tersebut, dalam event itu juga digelar parade kebaya karya desainer lokal Surabaya dan Jatim, seperti Istana Kebaya, Casa Vira, Vera Suraiya dan Astrid Esterlita.

Fashion show kebaya modern untuk kaum muda yang lebih ready to wear itu berhasil menarik para pengunjung untuk mendekat. Respon mereka terlihat antusias, apalagi melihat kebaya yang diperagakan tidak seglamour kebaya untuk pengantin.

Syarat kebaya dapat menjadi busana hangout tentunya dilihat dari bahan, bentuk, serta detail yang lebih sederhana dan kenyamanan ketika dikenakan dalam waktu lama.

Sumber: TRIBUNNEWS.COM

http://addurl.nu