Bahan Baku Ulap Doyo Makin Langka, Padahal Diminati Jepang

Share:
Myra E. Widiono selaku Sekretaris Jenderal Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas), mengungkapkan bahwa menurutnya, pembukaan kebun kelapa sawit justru semakin mengancam keberadaan tumbuhan ulap doyo.

Salah satu keunikan kain ulap doyo terletak pada bahan bakunya. Namun sayangnya, materi utama yakni tumbuhan ulap doyo kini semakin berkurang.

Penjelasannya pada Okezone di Jakarta, "Semakin berkurang karena ada kelapa sawit. Ulap doyo ini semacam tumbuhan liar, tapi saya berharap jangan dibunuh-bunuhin".

Seperti di ketahui, ulap doyo atau curculigo latifolua plant merupakan bahan dasar untuk membuat tenun khas Tanjung Isuy, Kutai, Kal-Tim. Untuk pengerjaannya, tenun tersebut membutuhkan waktu yang tidak singkat. Alhasil, kain yang dihasilkan pun juga tidak sebanyak jenin tenun lain.

Meski begitu, peminat kain ulap doyo sendiri juga cukup besar. Terutama kalangan ekspatriat yang menilai jika kain tersebut sangat eksklusif.

"Paling minat itu negara Jepang, Singapura juga. Mereka suka karena eksklusif karena biasanya bukan produk masal dan tidak semua orang mau memakainya," tutup Myra ramah.


Oleh : Dhek Nung
Sumber : lifestyle.okezone.com
Gambar : lifestyle.okezone.com


http://addurl.nu