Tips Merawat Celana Inner Untuk Gamis Yang Terbuat Dari Bahan Katun

Share:

Tips Merawat Celana Inner Untuk Gamis Yang Terbuat Dari Bahan Katun
Celana inner gamis umumnya terbuat dari bahan katun yang mampu menyerap keringat, sehingga celana dengan bahan ini sangat banyak dicari dan selalu terjadi peningkatan dalam permintaannya. Namun agar celana bertahan lama, maka ada baiknya untuk merawatnya dengan baik. Apalagi merawat celana katun tidaklah sulit sekali, oleh sebab itu kamu dapat memperhatikan dari cara mencuci dan cara menyetrikanya agar baju tidak rusak. Sehingga kamu dapat berhemat agar uang tersebut tidak melulu harus dibelanjakan untuk membeli celana inner, sebab celana inner merupakan kebutuhan bagi setiap muslimah agar  pada saat menggunakan rok atau gamis yang berbahan tipis tidak tembus pandang. Jadi dengan adanya celana ini dapat terbantu dalam menutup aurat yang sesuai dengan aturan syariat.

1. Menggunakan bedak tabur apabila celana terkena getah
Memang celana inner digunakan di dalam, namun tidak menutup kemungkinan celana dapat terkena getah akibat terjatuh pada saat dijemur. Tentunya menghilangkan noda getah pada celana bukanlah perkara yang mudah, memang celana ini digunakan di dalam sehingga kamu tidak mempermasalahkan bekas getahnya. Namun dapat membuat celana terlihat tidak bersih, karena itu agar getah tidak terlanjur meresap ke dalam celana sehingga susah dihilangkan maka gunakan bedak tabur. Sebab daya serap kain katun sangatlah tinggi, maka taburlah bedak pada bagian yang bernoda.

2. Merebus pakaian
Beberapa orang memiliki kebiasaan menggunakan celana inner berkali-kali tanpa menggantinya, sehingga membuat celana menjadi sangat kotor. Atau bisa saja rok kamu kejatuhan kotoran yang membuat bagian celana juga terkena, untuk menghilangkan nodanya ada baiknya untuk merebusnya terlebih dahulu agar kotoran dapat mudah dihilangkan. Setelah kamu merebus pakaian, bagu dicuci menggunakan sabun yang memiliki kandungan lindi. Sehingga kamu tidak perlu bersusah payah dalam menghilangkan noda sehingga mengeluarkan tenaga yang berlebihan.

3.Menggunakan detergent saat menyuci
Ada baiknya saat mencuci baju terutama celana inner menggunakan detergen, selain memberikan keharuman juga dapat membuat kamu mudah menghilangkan kotoran. Namun pada saat menggunakan detergen juga harus diperhatikan, sebab campurkan detergen ke dalam air dengan rata sebelum pakaian di masukkan. Sebab jika detergen tidak rata teraduk maka membuat bahan katun rusak dan warnanya menjadi belang serta jangan menggunakan secara berlebihan. Sebab beberapa orang memiliki kebiasaan memasukkan baju terlebih dahulu ke dalam air baru menuangkan detergen di atas pakaian. Dan juga ada baiknya kamu memisahkan baju yang memiliki warna putih dan warna mencolok, hal ini agar menghindari risiko warna baju menjadi luntur. Hal ini tentunya merugikan kamu, sebab baju yang luntur tidak dapat digunakan lagi serta susah dalam menghilangkannya.

4. Menjemur di bawah matahari
Untuk celana yang berbahan katun, sangat baik jika dijemur di bawah matahari langsung. Dimana pada bagian dalam celana diubah menjadi bagian luar, hal ini bertujuan agar warna celana dapat terjaga sehingga tidak pudar dan membuat untuk terlihat baru. Serta ada baiknya menggunakan hanger, hal ini agar tidak membuat celana menjadi kusut sebab sangat susah menyetrika celana hingga licin apabila kusutnya berlebihan. Namun hal ini berlaku untuk celana jenis katun, sebab beberapa celana inner yang non katun tidak bisa dijemur di bawah matahari langsung. Namun hal ini tergantung dengan bahan yang digunakan, sebab jika dijemur langsung maka dapat merusak bahan celana inner gamis.

http://addurl.nu