Cabut Moratorium Hukuman Mati : Pakistan Gantung Mati 2 Teroris

Share:
Setelah serangan brutal yang menewaskan 154 orang yang diantaranya 132 anak-anak di Army Public School, Peshwar ini pemerintahan Pakistan akhirnya memutuskan untuk mencabut moratorium hukuman mati atas tersangka teroris.



Sebelumnya hukuman ini pernah dilarang sejak tahun 2008, namun begitu serangan brutal ini terjadi, pemerintahan pun mencabut hukuman tersebut. Kini Pakistan telah bertindak tegas dengan menggantung mati 2 teroris, yaitu Aqil alias Dokter Usman dan Arshad Mehmood, eksekusi mati kedua teroris ini berlangsung di penjara Faisalabad.

Duka yang mendalam memdalam memang sangat dirasakan oleh Pakistan, 132 Ibu harus kehilangan anak-anak mereka yang masih di bawah umur, bahkan ada salah seoarng anak yang baru 2 hari bersekolah. Atas serangan yang sangat brutal inilah pemerintah Pakistan akhirnya memutuskan untuk mencabut hukuman mati tersebut.

Sebelumnya pada Kamis, 18 Desember, kepala militer Pakistan menandatangani perintah hukuman gantung atas enam teroris yang telah divonis mati. Dengan perintah ini, mereka akan dieksekusi mati dalam beberapa hari ini.