AWAS Penyakit Patah Hati : Cardiomyopathy Syndrom

Share:

Kehilangan seseorang yang sangat di cintai memang sangat menyakitkan, ada yang butuh waktu bulanan bahkan sampai tahunan. 

sakit hati yang dirasakan dapat menimbulkan stres berat yang bisa mensekresikan hormon katekolamin ke pembuluh darah dengan jumlah yang banyak, karena hormon tersebut bersifat toksik bagi jantung sehingga menyebabkan disfungsi mikrovaskuler dan kontraksi otot jantung (Tsuchihashi, 2001). 

Cardiomyopathy Syndrom ini biasa menyerang wanita yang sudah mengalami menopose atau seseorang yang di tinggal istri / suaminya pada usia lanjut. 

Menurut jurnal JAMA Internal Medicine ada beberapa orang yang akan segera terkena serangan jantung atau stroke beberapa minggu atau bulan setelah pasangannya meninggal. dari 3.400 kasus serangan jantung di perkirakan 3% di antaranya akibat dari Cardiomyopathy Syindrom (Dr. Zulkeflee Muhammad dari National Heart Institute Malaysia).

Hal ini tentu saja sangat membahayakan. Kehilangan seseorang yang kita sayangi memang sangat berat atpi ada baiknya jika kita tidak terlalu larut dalam kesedihan.