Warisan Batik Semakin Terkenal di Venezuela

Share:
Batik semakin naik pamornya dengan melejit dimata internasional, batik pun semakin terkenal di Venezuela Amerika Selatan. Dari masyarakat umum hingga perancang busana mengetahui kain yang dinobatkan Unesco sebagai warisan budaya tersebut. Prianti Gagarin Djatmiko Singgih, Duta Besar RI sangat getol memperkenalkan batik di Venezuela.

Prianti yang menjadi salah satu pembicara dalam talkshow Indonesia Heritage Prevation and Economic Impact di Lions Clubs Surabaya Kresna yang didukung oleh Mobil Nova mengatakan bahwa masyarakat Venezuela meyukai keindahan corak serta proses pembuatan batik yang cukup rumit sehingga membuat mereka kagum terhadap hasil seni perajin Indonesia tersebut.

Oleh karena itu desainer-desainer terkenal disana senang membuat rancangan dengan bahan dasar batik yang kami sediakan dari Indonesia. Dalam rangka memperkenalkan batik secara luas di Venezuela, Pranti secara khusus mendatangkan ahli batik dari Solo kemudian mengajari beberapa warga Venezuela dari mulai kalangan bawah hingga atas bagaimana cara pembuatan batik dari awal hingga akhir.

Selain itu, bagi yang memiliki kemampuan yang paling menonjol akan mendapatkan beasiswa belajar membatik ke Solo sehingga mereka dapat menjadi duta batik di negaranya meskipun mereka berkebangsaan Venezuela.

Dengan bangga Prianti menceritakan setiap pagelaran batik selalu dipenuhi oleh pengunjung serta menjadi berita utama di Koran nasional negara tersebut. Prianti pernah mendatangkan desaner Noviat Yunus dari Indonesia dalam rangka mengembangkan budaya batik Indonesia. Sementara kegiatan Lion hanya melakukan kegiatan sosial saja, namun sekarang Lion Club Surabaya Kresna mencoba selain kegiatan nasional yang sekaligus pelestarian budaya yang mempunyai dampak ekonomi khususnya UKM.

Selain talkshow, acara tersebut juga dimeriahkan dengan pagelaran fashion show batik dari Batic Chic dan demo membuat sketsa gedung bersejarah oleh Dani Samawa dan L. K Bing.

Sumber: Tabloid Nova