Jakarta Fashion Week 2015 : Peningkatan 10%, Tampilkan 88 Pertunjukan dari 30 Desainer

Share:
Jakarta Fashion Week (JFW) 2015, ajang pamer busana kelas internasional, akan digelar tahun ini tepatnya pada 1-7 November 2014 di Senayan City, Jakarta. Gelaran ini akan menampilkan koleksi busana yang digadang-gadang menjadi referensi tren mode busana pada 2015.

Ketua Umum JFW Svida Alisjahbana mengatakan ajang JFW 2015 dipersiapkan sangat matang menyusul kesuksesan JFW 2014 yang digelar Oktober tahun lalu di tempat yang sama. Svida berharap JFW akan menjadi salah satu platform mode busana dunia.

"Jika di Amerika terdapat New York dan Los Angeles Fashion Week, di Eropa terdapat Paris, Milan dan London Fashion Week. Maka di dataran Asia dan Tokyo, Shanghai dan Jakarta Fashion Week, 'katanya saat konferemsi pers Fashion Brnding JFW di Kementrian Perdagangan belum lama ini.

Creative Director JFW Diaz Parzada mengatakan JFW 2015 akan mengusung konsep yang tidak jauh berbeda dengan gelaran JFW 2015. Namun beberapa perbaikan dan kejutan tetap akan ditampilkan.

"Kami tetap mempertahankan konsep fesyen show 7 hari dan program  Buyer's Room 3 hari yang semuanya bertempat di Senayan City," katanya kepada Bisnis

Bagi Diaz, dipilihnya kembali Senayan City untuk perhelatan JFW 2015 tak lepas dari respon pengisi acara dan pengunjung yang luar biasa responsif dan antusias. Selain itu, tenda yang besar dan lega, akses masuk yang mudah, tempat yang strategis di pusat kota Jakarta menjadi alasan lain yang dipertimbangkan.

JFW 2015, tambah Diaz, akan menampilkan fesyen show 10% lebih banyak dibandingkan dengan JFW 2014.

"Akan ada 88 pertunjukan dari 30 desainer Indonesia Fashion Forward (IFF) dari 3 lintas generasi dan prtner lainnya. Berbeda dengan tahun lalu yang hanya ada 77 pertunjukan saja," ujarnya.

Siapa saja yang bakal tampil di JFW 2015 akan diumumkan pada Mei ini. Namun Diaz memberi sedikit bocoran bahwa dua rekannya Ivan Gunawan dan Ina Thomas akan ikut memeriahkan ajang bergengsi tersebut.

Selain fashion show, program Buyer's Room juga menjadi titik awal untuk melesatkan desainer Indonesia ke mata internasional.

"Tahun ini akan 80 slot di program Buyer's Room, meningkat 10% dari tahun lalu yang hanya 70," tambahnya.


Oleh : Dhek Nung
Sumber : lifestyle.bisnis.com
Gambar : lifestyle.bisnis.com