Ayu Dyah Pasha : Batik Mampu Pengaruhi Penggunanya

Share:
Ayu Dyah Pasha - Para pecinta batik, memandang karya asli Indonesia ini bukan sekadar sajian di atas lembaran kain. Pesinetron Ayu Dyah Pasha, misalnya, yang memaknai batik seraya melihat filosofinya.

Batik adalah kain tradisional khas Indonesia yang mendunia. Tidak dapat dipungkiri jika batik mendapatkan penghargaan dari UNESCO sebagai warisan budaya asli Indonesia.

Namun kain tradisional tidak hanya batik. Masih banyak kain khas Indonesia lainnya, seperti tenun, songket dan lain-lain. Lantas, mengapa batik menjadi satu-satunya yang dianggap sebagai ciri khas Indonesia ?

Menurut salah satu pemerhati batik yang juga artis, Ayu Diah Pasha, batik merupakan kain yang bisa menjadi pemersatu bangsa.

"Dulu Soekarno-lah yang menginginkan adanya batik Indonesia, tidak hanya di Pulau Jawa. Soekarno membuat bagaimana caranya sekuruh daerah di Indonesia mempunyai batik. Nah, itulah yang mempersatukan, membuat batik itu unik, dibandingkan kain lain, karena batik ada di semua daerah di Nusantara," jelasnya.

Ayu menambahkan bahwa batik memiliki cerita atau filosofi. Alhasil, ketika orang membatik, mereka juga belajar memahami filosofi di balik motif batik itu sendiri. Misalnya, ada sido asih, sido mukti, dan lainnya.

"Masing-masing mempunyai arti, jadi kita tidak sekadar memakai, tapi juga memahami makna motif batik tersebut. Ketika kita memakai motif parang yang melambangkan kewibawaan, secara tidak langsung ketika menggunakannya memengaruhi sikap kita, layaknya para raja dulu yang jujur dan berwibawa," tutupnya.


Oleh : Dhek Nung
Sumber : lifestyle.okezone.com
Gambar : lifestyle.okezone.com