Sajian Fashion Show pada Era Digital

Share:
Di era digital sekarang menyaksikan fashion show dalam kemasan video relatif tak sulit. Kemajuan internet serta teknologi informasi memungkinkan untuk melihat perkembangan fashion di kota-kota fashion dunia tanpa jeda. Contohnya untuk menyaksikan fashion show di London Fashion Week tak perlu repot terbang ke Inggris. Kita dapat menyaksikan dari rumah secara real time.

Busana Tetap Menjadi Sorotan Utama

Merekam kegiatan fashion show berbeda dengan mendokumentasikan pagelaran musik atau pun tari. Dalam pagelaran musik, aksi panggung penyanyi serta pemain musik menjadi sorotan utama. Sedangkan dalam pertunjukan tari, aksi sang penarilah yang menjadi sorotan utama. Busana penyanyi atau penari menjadi aspek lain yang menarik, namun detail pakaian yang dikenakannya bukan utama untuk disorot.
Lain lagi dengan fashion show karena yang menjadi sorotan utama adalah busana yang dipakai oleh model, maka selain harus mampu menampilkan gambaran utuh ketika diterapkan pada tubuh, juga detil bentuk, serta materialnya. Dari ujung kaki sampai kepala si model.

Sepertinya Chanel menyadari hal itu. Meskipun tata panggung serta runway-nya sering tak konvensional dan tak selalu lurus seperti trotoar, tetapi setiap busana yang diperagakan terekam baik oleh kamera video.

Hilir mudik model dengan koreografi bersilangan tidak membuat kamera kehilangan momen merekam tiap detail busana yang diperagakan. Begitu pula dalam fashion show dalam koleksi haute couture Fall/Winter 2013/2014. Setiap koleksi tampil di runway yang menyerupai labirin tetap terekam baik serta tertangkap detailnya.

Bukan Hanya Sekadar Dokumentasi

Pada era digital sekarang, merekam peristiwa fashion show dalam format video bukan hanya didasari kepentingan pengarsipan. Fungsi video fashion show sekarang sudah berkembang menjadi alat promosi serta branding.

Modal keahlian mengoperasikan kamera belumlah cukup. Tim videografer dituntut memahami substansi sebuah pagelaran busana. Namun demikian, tak berarti keberhasilan membuat video fashion show sepenuhnya terletak di pundak sendiri. Perlu adanya kerjasama serta komunikasi yang solid antara videografer, koreografer, designer, editor video,  penata lampu serta penata panggung. 

Sumber: theactualstyle.com