Baju Tahanan Berwarna Oranye Jadi Inspirasi Fashion

Share:
Sudahkah Anda mendengar soal ini? Majalah Vogue  terbitan dari Inggris mengangkat isu fashion terbaru yang menganggap seragam tahanan adalah sesuatu gaya dan keren. Dalam terbitan barunya Vogue  mengungkapkan alasan mengambil inspirasi fashion dari tokoh protagonis Piper Chapman yang dibintangi oleh Taylor Schilling dalam serial produksi Amerika Serikat Orange is The New Black . Dalam serial film tersebut Taylor menjadi tahanan wanita yang berseragam oranye.

Didalam halaman inspirasi fashionnya, Vogue  menampilkan foto tokoh Piper Chapman yang diikuti dengan setelan pakaian berupa jaket anorak yang berbahan parasut dari Caractere, sweater dari Carven dan celana wol dari J.Brand yang semuanya berwarna oranye.  Semua harga busana yang ditawarkan sebagai inspirasi untuk pembaca tersebut cukup fantastis: 328 dollar (celana), 249 dollar (jaket) dan 340 dollar (sweater). Jika ditotal semua produk fashion berwarna oranye tersebut harganya mencapai 970 dollar AS.

Hadley Friedman, kolumnis The Guardian , melaporkan bahwa sejak liputan itu muncul, sudah 55.000 follower akun majalah gaya hidup tersebut men-tweet foto yang menghebohkan itu. Bahkan halaman yang menampilkan gaya berbusana ala tahanan juga sudah membuat sang penulis buku Orange is The New Black   diangkat ke layar kaca, Piper Kerman, jadi semakin terkenal.

Meskipun tak diangkat dari kisah nyata, sebagian orang menilai bahwa liputan tersebut tidaktak sensitif karena terinspirasi dari seorang tokoh tahanan. Beberapa pihak menyatakan bahwa liputan fashion itu dianggap sebagai kesalahan karena telah muncul di salah satu majalah gaya hidup ternama dunia. 

Tahun lalu, majalah ELLE  bahkan pernah meminta maaf karena telah memuat halaman tren militer berjudul "North Korea Chic ". Keterangan foto di artikel tersebut menuliskan, Kini terlihat sangat bergaya, meski berbahaya, dengan gesper runcing dan tanpa seragam tahanan.

Setelah seluruh dunia mengkritik artikel tersebut, terutama setelah Korea Selatan mengumumkan jumlah orang yang menjadi korban kekerasan, majalah tersebut mengumumkan permintaan maaf pada edisi berikutnya: “Kami sangat menyesal mengenai apa yang telah kami terbitkan pada edisi sebelumnya tentang tren militer Korea Selatan, dan kami sudah mencabut foto tersebut. Kami meminta maaf atas apa yang sudah kami lakukan.” 
Masih pada tahun yang sama, majalah Vogue  ternyata pernah memuat halaman fashion memuat foto anting yang terinspirasi dari budak belian di masa lalu dengan judul Slave Earrings. Namun kemudian, mereka menggantinya menjadi Ethnic Earrings .

Pelaku fashion dunia sering mengklaim apa yang dinilai inspirasional untuk tren fashion, tetapi ternyata dianggap tak sensitif atau berlebihan oleh pihak-pihak yang justru menjadi inspirasi.

Sumber: TabloidNova.com